Wudhu merupakan
pengantar menuju pekerjaan sholat.
“Tidak sah
sholatnya orang yang tidak suci (tidak wudhu) dan tidak diterima sodakoh dari
harta curian”
Wudhu memang
bukanlah rukun sholat, namun sholat tanpa wudhu sama dengan hidup tanpa agama. Sama
– sama tidak sahnya. Karena itu sebagai umat islam wajib untuk mempelajari
bagaimana wudhu yang benar.
Nah, selama
ini mungkin timbul pertanyaan, kenapa wudhu terangkai dengan susunan seperti
itu? Kenapa harus mencuci tangan dulu, berkumur dan menghirup air ke hidung,
membasuh muka, tangan, kepala, lalu membasuh kaki? Ternyata dari rukun wudhu
ini banyak sekali keajaiban dan manfaat yang bisa diambil.
Yaitu Prof
Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology
berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu. Ia
mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan.
Bahwa
pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di
sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif
terhadap air segar. Dari sini ia menemukan hikmah dibalik wudhu yang membasuh
pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudlu bukan hanya
milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan.
Dalam hadis
riwayat Muslim juga dijelaskan bahwa, air wudlu mampu mengalirkan dosa-dosa
yang pernah dilakukan oleh mata, penciuman, pendengaran, tangan, dan kakinya,
sehingga yang bersangkutan bersih dari dosa.
Dengan
senantiasa membasuh air segar pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka berarti
orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya.
Lebih dalam
lagi. Dimulai dari membasuh telapak tangan. Telapak tangan merupakan Telapak
tangan manusia adalah bagian tubuh yang banyak berinteraksi dengan dunia luar,
bersalaman, memegang, menyentuh, memetik jari dan dan banyak lagi. Lebih
daripada 70% penyakit-penyakit berjangkit seperti influenza yang disebabkan oleh bakteria, virus
atau cacing disebabkan oleh kontaminasi melalui sentuhan tangan. Dalam dunia
perubatan, protokol standarad pertama sebelum bekerja adalah mencuci tangan dan
membilasnya dengan sabun. Oleh karena itu, wajar jika dalam wudhu telapak
tangan didahulukan.
Berkumur melindungi
mulut dari penyakit dan membersihkan gigi dari sisa makanan. Pada hakikatnya,
membersihkan kawasan mulut dapat mencegah risiko jangkitan penyakit. Terdapat
tidak kurang dari 100 juta bakteri per milimeter dalam sampel biasa permukaan
gigi ataupun kalenjar ludah manusia normal yang sehat. Penyakit di kawasan gigi
dan mulut seperti radang gigi atau radang kerongkong (faringitis) dan
juga radang pada kawasan faring.
Apabila jangkitan itu disebabkan oleh bakteria
jenis Streptococcus B hemoliticus, racun dari tindakan imuniti
tubuh, maka bakteria itu dapat merebak ke jantung ataupun ginjal melalui aliran
darah. Glomerulonefritis atau radang pada ginjal dan myokarditis atau
radang pada otot jantung. Ini adalah komplikasi-komplikasi serius yang mungkin
terjadi akibat dari toksin bakteria Streptococcus B hemoliticus.
Demikian juga beberapa penyakit tumor pada kawasan maxillofacial
atau pipi dan dagu seperti adamantinoma. Hal – Hal ini
berkaitan erat dengan kebersihan mulut.
Istinsyaq
ialah menghirup air ke dalam hidung yang hanya dilakukan ketika wudhu. Menurut Dr
Bahar Azwar, apabila terdapat tumor yang tersembunyi di dalam
hidung. Aliran air ke dalam hidung yang menyapu bahagian nasofaring merangsang
pendarahan pada tumor itu. Melalui kegiatan intinsyaq, ini
membantu dalam penanggulangan awal tumor yang tersembunyi. Begitu
pula dengan pencegahan penyakit SARS
Membasuh
muka adalah
untuk membersihkan kotoran yang melekat akibat dari ekskresi kelenjar kulit. Ia
juga bertindak menghilangkan mikroorganisme. Pembasuhan air yang kerap juga
dapat melindungi kulit. Terutama kulit wajah dari dampak buruk ultraviolet.
Membasuh
kedua tangan dan kaki adalah untuk memperkuatkan saluran-saluran darah tangan dan kaki.
Dari segi anatomi, saluran darah di ujung tangan dan kaki itu lebih lemah dibanding
bagian lain. Ini karena tangan dan kaki adalah titik yang paling jauh dengan
jantung. Pembersihan telapak kaki penting bagi untuk mencegah berbagai kuman
penyakit.
Ide yang bagus membuat blog sains yang juga dihubungkan dengan pengetahuan keagamaan, menarik sekali dan bermanfaat.
BalasHapussiipp.... ternyata ajaran agama yang kita peroleh dana kita amalkan saat ini...selain bermanfaat menurut ajaran agama..juga bermanfaat untuk kelangsunga hidup kita. bukan hanya pahala saja yang kita peroleh...tapi jg kesehatan tubuh kita. subhanalloh...mudah-mudahan blog ini membawa manfaat bagi pembacanya...aamiin
BalasHapusArtikelnya menarik, terima kasih :)
BalasHapusartikelnya sangat menarik karena bisa membuka mata hati kita tentang manfaat berwudhu yang sebenarnya yang bukan sekedar untuk mensucikan diri saja.
BalasHapus