Minggu, 21 Desember 2014

Keajaiban Wudhu



Wudhu merupakan pengantar menuju pekerjaan sholat.
“Tidak sah sholatnya orang yang tidak suci (tidak wudhu) dan tidak diterima sodakoh dari harta curian”
Wudhu memang bukanlah rukun sholat, namun sholat tanpa wudhu sama dengan hidup tanpa agama. Sama – sama tidak sahnya. Karena itu sebagai umat islam wajib untuk mempelajari bagaimana wudhu yang benar.
Nah, selama ini mungkin timbul pertanyaan, kenapa wudhu terangkai dengan susunan seperti itu? Kenapa harus mencuci tangan dulu, berkumur dan menghirup air ke hidung, membasuh muka, tangan, kepala, lalu membasuh kaki? Ternyata dari rukun wudhu ini banyak sekali keajaiban dan manfaat yang bisa diambil.
Yaitu Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu. Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan.
Bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menemukan hikmah dibalik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudlu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan.
Dalam hadis riwayat Muslim juga dijelaskan bahwa, air wudlu mampu mengalirkan dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh mata, penciuman, pendengaran, tangan, dan kakinya, sehingga yang bersangkutan bersih dari dosa.
Dengan senantiasa membasuh air segar pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka berarti orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya.
Lebih dalam lagi. Dimulai dari membasuh telapak tangan. Telapak tangan merupakan Telapak tangan manusia adalah bagian tubuh yang banyak berinteraksi dengan dunia luar, bersalaman, memegang, menyentuh, memetik jari dan dan banyak lagi. Lebih daripada 70% penyakit-penyakit berjangkit seperti influenza yang disebabkan oleh bakteria, virus atau cacing disebabkan oleh kontaminasi melalui sentuhan tangan. Dalam dunia perubatan, protokol standarad pertama sebelum bekerja adalah mencuci tangan dan membilasnya dengan sabun. Oleh karena itu, wajar jika dalam wudhu telapak tangan didahulukan.
Berkumur melindungi mulut dari penyakit dan membersihkan gigi dari sisa makanan. Pada hakikatnya, membersihkan kawasan mulut dapat mencegah risiko jangkitan penyakit. Terdapat tidak kurang dari 100 juta bakteri per milimeter dalam sampel biasa permukaan gigi ataupun kalenjar ludah manusia normal yang sehat. Penyakit di kawasan gigi dan mulut seperti radang gigi atau radang kerongkong (faringitis) dan juga radang pada kawasan faring.
Apabila jangkitan itu disebabkan oleh bakteria jenis Streptococcus B hemoliticus, racun dari tindakan imuniti tubuh, maka bakteria itu dapat merebak ke jantung ataupun ginjal melalui aliran darah. Glomerulonefritis atau radang pada ginjal dan myokarditis atau radang pada otot jantung. Ini adalah komplikasi-komplikasi serius yang mungkin terjadi akibat dari toksin bakteria Streptococcus B hemoliticus. Demikian juga beberapa penyakit tumor pada kawasan maxillofacial atau pipi dan dagu seperti adamantinoma. Hal – Hal ini berkaitan erat dengan kebersihan mulut.
Istinsyaq ialah menghirup air ke dalam hidung yang hanya dilakukan ketika wudhu. Menurut Dr Bahar Azwar, apabila terdapat tumor yang tersembunyi di dalam hidung. Aliran air ke dalam hidung yang menyapu bahagian nasofaring merangsang pendarahan pada tumor itu. Melalui kegiatan intinsyaq, ini membantu dalam penanggulangan awal tumor yang tersembunyi. Begitu pula dengan pencegahan penyakit SARS
Membasuh muka adalah untuk membersihkan kotoran yang melekat akibat dari ekskresi kelenjar kulit. Ia juga bertindak menghilangkan mikroorganisme. Pembasuhan air yang kerap juga dapat melindungi kulit. Terutama kulit wajah dari dampak buruk ultraviolet.
Membasuh kedua tangan dan kaki adalah untuk memperkuatkan saluran-saluran darah tangan dan kaki. Dari segi anatomi, saluran darah di ujung tangan dan kaki itu lebih lemah dibanding bagian lain. Ini karena tangan dan kaki adalah titik yang paling jauh dengan jantung. Pembersihan telapak kaki penting bagi untuk mencegah berbagai kuman penyakit.

4 komentar:

  1. Ide yang bagus membuat blog sains yang juga dihubungkan dengan pengetahuan keagamaan, menarik sekali dan bermanfaat.

    BalasHapus
  2. siipp.... ternyata ajaran agama yang kita peroleh dana kita amalkan saat ini...selain bermanfaat menurut ajaran agama..juga bermanfaat untuk kelangsunga hidup kita. bukan hanya pahala saja yang kita peroleh...tapi jg kesehatan tubuh kita. subhanalloh...mudah-mudahan blog ini membawa manfaat bagi pembacanya...aamiin

    BalasHapus
  3. Artikelnya menarik, terima kasih :)

    BalasHapus
  4. artikelnya sangat menarik karena bisa membuka mata hati kita tentang manfaat berwudhu yang sebenarnya yang bukan sekedar untuk mensucikan diri saja.

    BalasHapus