Minggu, 21 Desember 2014

Mengintip Indahnya Puasa Dalam Cakrawala Sains

Salah satu bukti kekuasaan Alloh dapat diambil saat menjalai ibadah puasa. Saat menjalankan puasa, tubuh manusia dengan kecanggihannya dapat beradaptasi. Sehingga otomatis akan meningkatkan derajat kesehatan pelakunya.
Pramono, ahli gizi dari RSUD Ulin Banjarmasin menjelaskan, adaptasi tubuh saat puasa secara umum yakni adaptasi hormonal dan adaptasi metabolik.
Ketika berpuasa adaptasi hormonal yang terjadi antara lain; Menurunnya sekresi insulin, peningkatan sekresi glucagon, Menurunnya sekresi leptin,Meningkatnya kerja lipase lipoprotein .
Adaptasi metabolik yang terjadi  adalah peningkatan glikogenolisis, peningkatan glukoneogenesis. Peningkatan katabolisme protein, peningkatan produksi benda keton, peningkatan pembongkaran lemak di jaringan adipose,  juga penurunan panas tubuh.
Lebih lengkap, seperti dituliskan Pramono di grup facebook Gerakan Sadar Gizi, saat puasa yang terjadi pada tubuh manusia adalah sebagai berikut :
* Tidak ada pelepasan sitokin. Terjadi pemecahan protein otot, tetapi tidak banyak, karena hati tidak perlu mensintesa Protein Fase Akut & Cytokine tidak ada sehingga Proteolisis tidak terlalu banyak.
* Penurunan hormon insulin. Karena jadwal makan yang ketat dan tubuh tidak kemasukan makanan hampir 14 jam maka produksi insulin juga akan menurun.
* Penurunan hormon tiroid. Menurunkan Basal metabolism rate sehingga tubuh lebih efesien dalam penggunaan energi.
* Penurunan konsumsi oksigen karena respirasi Quotion menurun karena menurunnya oksidasi
* Bahkan hebatnya lagi ketika puasa benda keton diijinkan untuk digunakan sebagai energi otak. Biasanya otak sangat manja hanya mau menggunakan energy dari glukosa.
* Hormon-hormon stress yakni kortisol dan katekolamin ketika puasa produksinya normal.Keadaan tersebut sangat menguntungkan sel-sel tubuh agar dapat meregenerasi dengan baik.
* Tidak terjadi hipermetabolisme.
* Terjadi proses pembongkaran lemak sehingga sangat baik untuk menyusun kembali komposisi tubuh yang sehat dengan komposisi lemak lebih sedikit dibanding dengan protein.

3 komentar:

  1. Artikelnya menarik dan semoga informasinya bermanfaat. Terima kasih :)

    BalasHapus
  2. Subhanallah, ternyata puasa memiliki banyak manfaatnya. Bismillah, insya Allah bisa istiqomah untuk puasa senin kamis. Blog nya bagus kak, menjembatani sains dan agama. Lanjutkan :D

    BalasHapus
  3. Wahhhhh.... Artikelnya keren... Bikin kita-kita semangat puasa nih kalo ginii... :)

    BalasHapus